Bidang Kemahasiswaan

 

PERATURAN BERPAKAIAN MAHASISWA FKIP UNSRI


 
 
ORGANISASI MAHASISWA
  • 1. (IKA) Ikatan Alumni FKIP Universitas Sriwijaya
  • 2. (DPM) Dewan Perwakilan Mahasiswa
  • 3. (BEM) Badan Eksekutif Mahasiswa
  • 4. MAPALA Waris (Wahana Rimba Sriwijaya)
  • 5. HIMAPFIS
  • 6. HIMMA
  • 7. HMK
  • 8. HMPPKn
  • 9. HIMAPEA
  • 10. HMPSBI
  • 11. HMPB Klorofil
  • 12. HMS
  • 13. HIMAPTEK
  • 14. HMPJ
  • 15. SEESPA
  • 16. Mushollah Al Barokah

 

 

REKOMENDASI LOMBOK FORKOM SE-INDONESIA

 

 


PEMENTASAN DRAMA BERBAHASA INGGRIS


Kamis, 8 November 2018, Gedung Teater Unsri Indralaya dipenuhi oleh mahasiswa dari berbagai fakultas untuk menyaksikan pertunjukan drama berbahasa Inggris dengan tajuk “The Story of Sultan Mahmud Badarudin II (SMB II) dipentaskan oleh mahasiswa semester V terkait praktik matakuliah Literature in ELT yang diampu oleh Dr. Hj. Rita Inderawati, M.Pd. dan Fiftinova, S.S., M.Pd.


Pertunjukan drama dibuka oleh bapak Mukhtaruddin, SE, M.Si., Ak.CA , mewakili Prof. Anis Saggaf, Rektor Universitas Sriwijaya. Dalam sambutannya, Wakil Rektor II mengatakan bahwa Unsri sangat memperhatikan kegiatan seni dan budaya sebab hidup akan indah bila seni dihidupkan. Beliau juga menyampaikan rasa senangnya pernah menjadi salah satu pelakon bersama rektor dan juga dosen pengampu sastra Inggris dalam pementasan Dulmuluk beberapa waktu lalu memeriahkan malam puncak Dies Natalis Unsri.


Sementara itu, Rita selaku dosen pembimbing sangat konsen pada budaya lokal yang diangkat ke pentas dalam versi bahasa Inggris. Tujuannya adalah mahasiswa sebagai generasi muda mengetahui dan mencintai budaya lokal. Dengan demikian mereka juga turut melestarikannya. Di samping itu, budaya lokal itu dipentaskan dalam versi bahasa Inggris dengan maksud menginternasionalkan budaya lokal Sumsel tersebut. Lewat pementasan ataupun nantinya diunggah di Youtube untuk dikonsumsi masyarakat dunia.


The Story of SMB II disutradarai oleh Delta Porista dan Ferima Melati sangat piawai mendirektori teman-temannya selama latihan yang memang mereka berdua memiliki latar-belakang seni pentas yang cukup baik. Adalah Louay Ma’mun Assabiq, mahasiswa tampan yang memerankan SMB II, tampil dengan prima dan percaya diri. secara keseluruhan, semua pemeran dalam pentas drama tersebut tampil prima dan maksimal dengan bahasa Inggris yang sangat fasih. Padahal menurut pengakuan mereka, latihan hanya beberapa kali saja selama bulan Oktober. Namun, kedua dosen pembimbing meskipun mereka sangat sibuk sempat memberi arahan dan beberapa kali saja menyaksikan latihan mereka dari awal hingga akhir.


Pentas drama ini sangat didukung fakultas dengan menggelontorkan dana praktik yang cukup untuk sebuah pementasan. Dan yang paling penting adalah dukungan dari Ali Hanafiah, S.H (Mang Amin), budayawan Sumsel yang  bersedia memberi arahan dan keabsahan sejarah SMB II dengan melakukan FGD di Musium SMB II September lalu. Beliau juga turut meminjamkan baju sultan untuk pementasan ini.


 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Forum komentar untuk artikel ini telah ditutup.